Sabtu, 24 Juli 2010

penyebab gempa bumi menurut Buddhisme

1. Bumi yang luas ini terbentuk dari zat cair, zat cair terbentuk dari udara, dan udara ada di angkasa. Apabila udara bertiup dengan dahsyatnya, maka zat cair terguncang. Keguncangan zat cair ini menyebabkan bumi bergetar.

2. Apabila ada seorang petapa brahmana yang memiliki kekuatan batin mahabesar, seorang yang telah memperoleh kekuatan untuk mengendalikan pikiran, atau sesosok dewata yang mahakuasa, yang mahatahu mengembangkan pemusatan pikirannya yang hebat pada unsur bumi ini, dan pada suatu tingkatan yang terbatas pada unsur zat cair, ia juga dapat mengakibatkan bumi bergetar.

3. Sang Bodhisatta turun dari surga Tusita dan masuk ke rahim (kandungan) seorang ibu dengan kesadaran penuh dan pikiran terpusat.

4. Sang Bodhisatta keluar dari rahim ibunya dengan penuh kesadaran dan pikiran terpusat.

5. Sang Tathagata memperoleh penerangan agung, penerangan sempurna yang tiada bandingnya.

6. Sang Tathagata menggerakkan roda Dhamma yang gilang-gemilang.

7. Sang Tathagata mengambil keputusan untuk parinibbāna mengakhiri hidupnya.

8. Apabila Sang Tathagata tiba saatnya parinibbāna.

Jumat, 23 Juli 2010

Tongkat xi zhang [錫杖]

Xi zhang adalah alat yang dibawa oleh sangha sebagai benda suci, para bhiku membawa xi zhang saat sedang menerima persembahan makan [pindapata] ,hanya dengan membunyikan xi zhang dengan membenturkan ditanah sebanyak 3 kali berarti mengundang pemilik rumah yang didatangi rumahnya untuk keluar dan berdana makanan.jika sang pemilik rumah tidak keluar hendaknya dia pergi kerumah lain dan tidak berusaha membuat perhatian lebih untuk mengundang pemilik rumah berdana kepadanya. Xi zhang sebenarnya mempunyai 3 maksud untuk dibawa :
1. Untuk mengusir serangga yang dijalan agar tidak terinjak oleh pertapa / bhiku yag lewat.
2. Untuk membantu rahib yang lanjut usia saat berjalan agar tidak kelelahan.
3. Untuk menjaga diri sebagai bentuk pembelaan diri saat suasana yang genting
Xi zhang [錫杖] berasal dari bahasa sansekerta “khakhara”atau”hikhara”yang berarti tongkat bersuara. Xizhang biasanya terdiri dari kalung besar dan antingnya [gelang yang lebih kecil]. Tongkat ini pada bagian atasnya terbuat dari timah [錫], pada bagian tengahnya tebuat dari kayu ,dan bagian bawahnya terbuat dari gading maupun tanduk. Para bhiku membawa xi zhang pergi saat mengadakan perjalanan atau berkelana kesuatu tempat maka disebut fei xi [飛錫] / xi zhang yang digunakan untuk perjalanan, sedangkan xi zhang yang diam ditempatnya disebut liu xi “留錫”/ xi zhang yang diam atau gua xi“掛錫”/ xi zhang yang digantung, saat keluar menyebarkan dharma xi zhang yang dibawa disebut xun xi [巡錫]/xi zhang yang dibawa saat berkeliling. Pada saat upacara sacral buddhisme dilaksanakan juga biasanya menggunakan xi zhang yang berukuran pendek. Satu sisi memegang xi zhang seraya menyanyikan mantra pujian buddhis [Buddhis chanting ]. Pada bagian atas xi zhang juga biasanya dihiasi dengan berbagai macam hiasan tambahan agar tampak lebih anggun.

Dalam suatu kesempatan buddha mengatakan :“ para bhiku seharusnya memnggunakan xi zhang ,kenapa? Para Buddha dimasa lalu , saat ini dan yang akan datang juga memegangnya. Xi zhang juga disebut “tongkat kebijaksanaa”[智杖], menunjukkan manifestasi dari kebijaksanaan para Buddha [prajna].juga disebut “tongkat kebaikan”[德杖], yang merupakan awal sebuah kebaikan . sebagai lambing kesucian, mengingatkan pada kebijaksanaan , merupakan sebuah tanda untuk mencapai kesucian [nirvana] .
kasyapa bertanya kepada buddha : apakah xi zhang?
Buddha berkata :”logam timah [錫] yang ringan dengan tongkat nya untuk bersandar, menghapuskan kekotoran batin, membebaskan dari 3 alam kehidupan. Sinarnya terang memberikan penerangan kebijaksanaan. Membangunkan dari kekosongan derita agar mencapai penmbebasan. Tongkat logam yang tipis , memotong lima nafsu keinginan [kekayaan, nafsu sex, makanan – minuman, pangkat, kenyamanan tidur].

ujung tongkat terdiri dari 2 bagian kalung besar yang mempunyai 6 anting[gelang kecil] adalah aturan pada zaman Buddha kasyapa.dibuat dengan 2 bagian kalung besar untuk mengingatkan makhluk hidup agar selalu ingat akan 2 perenungan [paramattha-sacca / kebenaran umum, sammuti-sacca / kebenaran mutlak]
Adapula yang terdiri dari empat bagian yang mempunyai 12 gelang kecil adalah aturan pada masa Buddha sakyamuni. Dibuat dengan 4 bagian sebagai symbol untuk memutuskan 4 kelahiran, mengingatkan 4 perenungan tentang dukkha , tidak membedakan 4 kasta, memasuki 4 samadhi. Sedangkan 12 gelang kecil sebagai pengingat akan 12 sebab akibat.。

 


Ada beberapa aturan mengenai perihal pemakaian xi zhang ini, antara lain :
1. Tidak diijinkan membawa nya menuju kerumunan orang
2. Setelah tengah hari tidak boleh dibawa lagi
3. Tidak boleh dipanggul
4. Saat bertemu dengan rupang Buddha tidak boleh mengeluarkan suara
5. Tidak boleh menunjuk orang lain dengan xi zhang
6. Tidak boleh menulis ditanah menggunakan xi zhang
7. Tidak boleh dengan tangan yang tidak bersih memegang xi zhang
8. Saat kerumah orang untuk menerima dana makanan harus membunyikan xi zhang sebanyak3 kali jika tidak ada yang menanggapi membunyikan lagi 5 kali, dan 7 kali. Jika masih tidak ada yang mendengar harus berpindah kerumah lain.
9. Bisa digunakan untuk menakuti anjing liar dan binatang buas lainnya.
10. Saat melakukan perjalanan dihutan belantara maupun digunung dan tempat lain dan bertemu dengan ular berbisa ataupun binatang pemangsa dengan membunyikan tongkat ini dapat membuat makhluk tersebut pergi.

Saat mengeluarkan tangkat ini ada sebuah perenungan yang harus diingat :
[saat memegang xi zhang,
semoga semua makhluk ,
mampu memberikan dana persembahan ,
dan mampu melihat kebenaran sejati]

Rabu, 21 Juli 2010

payung kemenangan [勝利幢]

panji ini merupakan perlambang sebuah kemenangan dalam perang. kita harus mampu membuat diri kita menjadi pemenang atas peperangan melawan bala tentara mara.

bunga teratai [蓮花]

bunga teratai adalah gambaran kewaspadaan yang menghasilkan kesucian. meskipun lingkungan yang kotor tetap bersih tanpa noda . demikianlah hendaknya manusia , meskipun zaman yang semakin rusak kita harus bisa membawa diri.

ikan mas kembar [金魚]

ikan mas merupakan lambang kebebasan , saat ikan menemui tempat hidupnya dia akan berenang dengan bebas tanpa beban . pada saat musim anak mereka akan berenang menuju tempat yang tenang . inilah yang digambarkan oleh sepasang ekor ikan mas yang selalu waspada dengan lingkungan namun dia selalu bebas tanpa ikatan.

Selasa, 20 Juli 2010

tali keberuntungan [吉祥結]


adalah seutas tali yang tidak berujung . melambangkan dharma sang buddha yang tidak berujung dan abadi selamanya, meskipun buddha tidak lagi dikenal namun sesungguhnya dharma itu tidak akan pernah musnah.

kerang laut [白海螺]



adalah sebuah kerang laut yang pada zaman dahulu merupakan alat musik yang mampu mengeluarkan suara yang merdu , seindah suara dharma sang Buddha.